Selamat Datang di Vavavoomlingerie
Keranjang Belanja - Rp0,00

Keranjang belanja anda kosong

Bagaimana Mengatasi Hubungan Jarak Jauh?

Selalu berada di dalam jangkauan orang yang kita sayang pastilah adalah keinginan bagi setiap pasangan. Namun kadang kehidupan harus memisahkan sepasang manusia yang harus menjalani hubungan jarak jauh. Baik itu karena urusan studi atau karena urusan pekerjaan yang mengharuskan satu orang berada jauh dari pasangannya. Jika bukan untuk masa depan yang lebih baik tentu maunya Anda selalu dekat dengan pasangan. Sayangnya dalam hubungan jarak jauh sudah lekat dengan image hubungan yang akan segera berakhir karena banyaknya tantangan. Padahal tidak harus begitu, Anda bisa sukses dalam menjalani hubungan jarak jauh dengan tips berikut ini.

Jaga komunikasi dengan memanfaatkan gadget

Mungkin jaman dulu sulit untuk membina hubungan jarak jauh karena biaya telpon yang tidak murah. Apalagi jika pasangan Anda berada di luar kota atau bahkan luar negeri. Sekarang, ada banyak cara murah yang bisa Anda gunakan untuk menjaga komunikasi dengan pasangan. Jika sedang malas telpon Anda bisa saling bertukar pesan dengan menggunakan aplikasi chatting. Komunikasi adalah hal yang sangat penting dalam hubungan jarak jauh karena itu manfaatkan semaksimal mungkin.

Jangan takut untuk memulai duluan

Banyak wanita dan juga pria yang gengsi untuk memulai sebuah percakapan, takut dikira terlalu agresif. Padahal, sesekali mengirimkan pesan manis kepada pasangan secara random bisa jadi membuat hari pasangan Anda lebih cerah dan menyenangkan. Ganti kata-kata biasa seperti  “sedang apa? Sudah makan?” dengan kata-kata manis, romantis, dan puitis untuk mengungkapkan pujian Anda kepada pasangan. Siapa tahu pasangan Anda sedang menghadapi hari yang berat dan ketika ia membaca pesan manis dari Anda ia akan merasa sangat berterima kasih dan sedikit memperbaiki moodnya.

Hindari sikap terlalu sensitif

Insecurities atau perasaan tidak aman adalah hal yang biasa dirasakan oleh pasangan hubungan jarak jauh. Ketika sudah membuat rencana bertemu tetapi kemudian harus batal karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan, atau ada urusan lain yang mendesak, hal ini memang menyebalkan tetapi jangan salahkan pasangan Anda dan membuat pertengkaran. Anda bisa selalu membuat jadwal atau rencana di waktu lain, saling mengunjungi di waktu-waktu yang memungkinkan, atau membuat rencana liburan bersama.